Feeds:
Posts
Comments

Archive for January 16th, 2007

PUASA ASYURA

 

Sejarah dan keutamaan Puasa Asyura

Sesungguhnya hari Asyura (10 Muharram) meski merupakan hari bersejarah dan diagungkan, namun orang tidak boleh berbuat bid’ah di dalamnya. Adapun yg dituntunkan syariat kepada kita pd hari itu HANYANYAH BERPUASA, dengan dijaga agar jangan sampai tasyabbuh dengan orang Yahudi.

“Orang-orang  Quraisy biasa berpuasa pd hari asyura di masa jahiliyyah, Rasulullah pun melakukannya pd masa jahiliyyah. Tatkala beliau sampai di Madinah beliau berpuasa pd hari itu dan memerintahkan umatnya utk berpuasa.” (HSR Bukhari 3/454, 4/102, 244, 7/ 147 Muslim 2/792, dll)

“Nabi tiba di Madinah, kemudian beliau melihat orang2 Yahudi berpuasa pd hari asyura. Beliau bertanya:”Apa ini?” Mereka menjawab:”Sebuah hari yg baik, ini adlh hari dimana Allah menyelamatkan Bani Israil dr musuh mereka, mk Musa berpuasa pd hari itu sbg wujud syukur. Maka beliau rasulullah menjawab:”Aku lebih berhak thd Musa drpd kalian(Yahudi), mk kami akan berpuasa pd hari itu sbg bentuk pengagungan kami thd hari itu.” (HSR Bukhari 4/244, 6/429)

“Rasulullah ditanya ttg puasa Asyura, beliau menjawab:”Puasa itu bias menghapuskan dosa2 kecil pd thn kemaren.”(HSR Muslim 2/818-819)

Cara Berpuasa di Hari Asyura

1.  Berpuasa selama 3 hari tgl 9, 10, dan 11 Muharram

Berdsrkan  hadits Ibnu Abbas yg diriwayatkan oleh Imam Ahmad dng lafadz sbgmana telah disebutkan oleh Ibnul Qayyim dlm al-Huda dan al-Majd Ibnu Taimiyyah dlm al-Muntaqa 2/2:

“Selisihilah orang yahudi dan berpuasalah sehari sebelum dan setelahnya.”

Dan pd riwayat ath-Thahawi menurut penuturan pengarang al-Urf asy-Syadzi:

“Puasalah pd hari Asyura dan berpuasalah sehari sebelum dan setelahnya dan jnglah kalian menyerupai orang Yahudi.”

Namun di dlmnya sanadnya ada rawi yg diperbincangkan. Ibnul Qayyim berkata (dlm Zaadud Ma’al 2/76):”Ini adlh derajat yg paling sempurna.” Syaikh Abdul Haq ad-Dahlawi mengatakan:”Inilah yg Utama.”

Ibnu Hajar did lm Fathul Bari 4/246 juga mengisyaratkan keutamaan ini. Dan termsk yg memilih pendapat puasa 3 hari tsb adalah asy-Syaukani (Nailul Authar 4/245) dan Syaikh Muh Yusuf al-Banury dlm Ma’rifus Sunan 5/434.

Namun mayoritas ulama yg memilih cara ini adl lebih dimaksudkan utk berhati2. Ibnul Qudamah did lm al-Mughni 3/174 menukil pendapat Imam Ahmad yg memilih puasa 3 hari pd saat timbul kerancuan dlm menentukan awal bulan.

2.  Berpuasa tgl 9 10 Muharram

Mayoritas Hadits menunjukkan cara ini:

Rasulullah berpuasa pd hari asyura dan memerintahkan berpuasa. ?Para shahabat berkata:”Ya Rasulullah, sesungguhnya hari itu diagungkan oleh Yahudi.” Beliau bersabda:”Di thn depan insyaAllah kita akan berpuasa pd tgl 9.”, tetapi sebelum datang thn depan Rasulullah telah wafat.” (HSR Muslim 2/798)

Dlm riwayat lain:”Jk aku masih hidup pd thn depan, sungguh aku akan melaksanakan puasa pd hari kesembilan.”(HSR Muslim 2/798; Ibnu Majah, Ahmad, Tabrani dll)

Al-Hafidz Ibnu Hajar berkata dlm Fathul Baari 4/245 :”Keinginan beliau utk berpuasa pd tgl 9 mengandung kemungkinan bahwa beliau tdk hanya berpuasa pd tgl 9 saja, namun juga ditambahkan pd hari kesepuluh. Kemungkinan dimaksudkan utk berhati2 dan mungkin juga utk menyelisihi kaum Yahudi dan Nashara, kemungkinan kedua inilah yg lebih kuat, yg itu ditunjukkan sebagian riwayat Muslim:

“Dari ‘Atha’, dia mendengar Ibnu Abbas berkata:”Selisihilan Yahudi, berpuasalah pd tgl 9 dan 10.” (Abdurrazaq, Thahawi, Baihaqi, dll)

3.  Berpuasa pd tgl 9 10 atau 10 11 Muharram

“Berpuasalah pd hari asyura dan selisihilah orang Yahudi, puasalah sehari sebelumnya atau sehari setelahnya.”(Hadits DHOIF, riwayat Ahmad, Ibnu Khuzaimah, Thahawi)

Hadits marfu’ ini tdk shahih krn ada 3 illat (cacat):

–         Ibnu ABi Laila, lemah krn hafalannya buruk.

–         Dawud bin Ali bin Abdullah bin Abbas, bukan hujjah

–         Perawi sanad hadits tsb scr mauquf lebih tsiqah dan lebih hafal drpd perawi jalan/sanad marfu’

Jd hadits diatas Shahih scr mauquf sbgmana dlm as-Sunan al-Ma’tsurah karya As-Syafi’I no 338 dan Ibnu Jarir ath-Thabari dlm Tahdzibul Atsar 1/218.

Ibnu rajab berkata (Lathaiful Ma’arif hal 49):”Dlm sebagian riwayat disebutkan ATAU SESUDAHNYA mk kata ATAU disini mungkin krn keraguan dari perawi atau memang menunjukkan kebolehan….”

Al-Hafidz berkata (Fathul Baari):”Dan ini adl akhir perkara Rasulullah, dahulu beliau suka menyocoki ahli kitab dlm hal yg tdk ada perintah, lebih2 bila hal itu menyelisihi orang2 musyrik. Maka setelah fathu Makah dan Islam menjd termahsyur, beliau suka menyelisihi ahli kitab sbgmn dlm hadits shoheh. Mk masalah puasa asyura termsk dlm hal itu. Mk pertama kali beliau menyocoki ahli kitab dan berkata:”Kami lebih berhak atas Musa drpd kalian.”, kemudian beliau menyukai menyelisihi ahli kitab, mk beliau menambah sehari sebelum ATAU sesudahnya utk menyelisihi ahli kitab.”

Ar-Rafi’I berkata (at-Talhish al-Habir 2/213):”berdskan ini, seandainya tdk berpuasa pd tgl 9 mk dianjurkan utk berpuasa pd tgl 11.”

4.   Berpuasa pd tgl 10 Muharram saja

Al-Hafidz berkata (Fathul Baari):”Puasa asyura mempunyai 3 tingkatan, yg terendah berpuasa sehari saja, tingkatan diatasnya ditambahpuasa pd tgl 9, dan tingkatan diatasnya ditambah puasa pd tgl 9 dan 11. Wallahu a’lam.”

Bid’ah2 di hari asyura’

  1. Shalat dan dzikir2 khusus, sholat ini disebut dng sholat asyura
  2. Mandi, bercelak, memakai minyak rambut, mewarnai kuku, dan menyemir rambut.
  3. Membuat makanan khusus yg tdk seperti biasanya.
  4. membakar kemenyan.
  5. Sersusah2 dlm kehausan dan menampakkan kesusahannya itu.
  6. Doa awal dan akhir tahun yg dibaca pd malam akhir tahun dan awal tahun (majmu’ Syarif)
  7. Menentukan berinfaq dan memberi makan orang2 miskin
  8. Memberi uang belanja lebih kpd keluarga.
  9. As-Subki berkata (ad-Din al-Khalish 8/417):”Adapun pernyataan sebag orang yg menganjurkan setelah mandi hari ini (10 Muharram) utk ziarah kpd orang alim, menengok orang sakit, mengusap kepala anak yatim, memotong kuku membaca al-Fatihah seribu kali dan bersilaturahmi mk TDK ADA dalil yg menunjukkan keutamaan amal2 itu jk dikerjakan pd hari asyura. YG BENAR amalan2 ini diperintahkan oleh syariat di setiap saat, adapun MENGKHUSUSKAN di hari asyura mk hukumnya adlah bid’ah.”

Perhatikan!!

Hadits :”Barangsiapa memberi kelonggaran pd hari asyura, niscaya Allah akan memberikan kelonggaran kpdnya sepanjang tahun.”

Hadits diatas adlh BATHIL. Imam Ahmad berkata:”Hadits ini tdk sah/bathil.”

Hadits : “Barangsiapa mandi dan bersuci pd hari asyura mk tdk akan sakit di tahun itu kecuali sakit yg menyebabkan pd kematian.”

Hadits diatas adalah Palsu, buatan para pembunuh Husain.

Hadits : “Barangsiapa bercelak dng batu ismid di hari asyura mk matanya tdk akan pernah sakit selamanya.”

Mk ulama seperti Ibnu Rajab, az-Zakarsyi dan as-Sakhawi menilai hadits diatas adlah maudhu’/palsu.

Demikianlah sedikit pembahasan tentang hari asyura’. Semoga kita biasa mengamalkan sunnah dan meninggalkan bid’ah. Amin.

Disalin dari Majalah As-Sunnah edisi 03/V/1421H-2001M

Advertisements

Read Full Post »

Sepuluh Unsur Kepribadian Billionaire

Minggu lalu saya berada di New York City, tepatnya Manhattan, yang jaraknya kurang lebih 2500 mil dari kediaman saya di San Francisco Bay Area. Seorang “mogul” alias pengusaha kelas kakap yang berteman dekat dengan Donald Trump memanggil saya untuk membantunya dalam mendirikan divisi baru institusi pendidikannya yang sudah mendunia. Sebutlah namanya Mr. JC.

Sebagai seorang konsultan yang sering mendengar nama Mr. JC ini disebut-sebut, tentu saja saya sangat girang ketika dikontak oleh asistennya untuk mengunjungi Si Mogul ini untuk business meeting. Dengan harap-harap cemas saya mempersiapkan segala sesuatunya agar presentasi saya nanti tidak memalukan. Namanya saja berbisnis dengan seorang pengusaha kelas kakap. Siapalah saya ini di matanya.

Ternyata, di luar dugaan saya, Mr. JC sangat ramah dan informal. Kecerdasannya tampak jelas dari “being comfortable in his own skin.” Ia sangat nyaman dengan dirinya sendiri, tidak ada unsur intimidasi maupun berusaha tampak lebih cerdik daripada lawan bicaranya. Sungguh saya sangat terkesan.

Selama kurang lebih 6 jam perjalanan pulang di pesawat, saya banyak merenungkan pertemuan ini, terutama mengenai kepribadian Mr. JC yang sangat menawan. Otak saya yang gemar melakukan studi komparasi kembali bekerja. Satu per satu wajah orang-orang sukses muncul di benak saya. Wah, ternyata banyak sekali kemiripan sifat dan perilaku mereka dengan Mr. JC, yang tampaknya sangat bertolak belakang dengan sifat-sifat dan perilaku mereka yang kurang berhasil.

Sepuluh unsur kepribadian seorang billionaire yang saya sarikan berdasarkan komunikasi dan pergaulan pribadi dengan para billionaies dan beberapa pengusaha sukses adalah sebagai berikut:

Satu, keberanian berinisiatif.

Di sinilah letak keunikan utama pengusaha kelas kakap dunia. Mereka selalu punya ide-ide jenial. Sebagai contoh, lihat saja si Raja Real Estate, kebangkitannya dari bangkrut beberapa tahun yang lalu sekarang sudah membuahkan lebih dari sekedar kerajaan properti belaka. Ada boneka Donald, ada seri TV The Apprentice, ada online university TrumpUniversity.com, bahkan ada t-shirt “You’re Fired” dan buku-buku best-sellernya. Semua berangkat dari inisiatif belaka, yang bisa kita pelajari dan tiru.

Dua, tepat waktu.

Selalu menepati janji dan tepat waktu karena ini adalah bukti kemampuan memanage sesuatu yang paling terbatas di dalam hidup kita, yaitu waktu. Kemampuan untuk hadir sesuai janji adalah kunci dari semua keberhasilan, terutama keberhasilan berbisnis. Respek terhadap waktu merupakan pencerminan dari respek terhadap diri send iri dan partner bisnis.

Tiga, senang melayani dan memberi.
Seorang billionaire pasti mempunyai kepribadian sebagai pemimpin dan seorang pemimpin adalah pelayan dan pemberi. The more you give to others, the more respect you get in return. Syukur-syukur kalau ada karma baik sehingga mendapat kebaikan juga dari orang lain. Paling tidak dengan memberi dan melayani, kita sudah menunjukkan kepada dunia betapa berlimpahnya kita. Alam bawah sadar kita akan terus membentuk blue print sukses berdasarkan kemampuan memberi ini.

Empat, membuka diri terlebih dahulu.
Pernah Anda bertemu orang yang selalu mau bertanya soal hal-hal pribadi tentang orang lain namun tidak pernah mau membuka diri? Mereka biasanya hidup dalam ketakutan dan kecurigaan, yang pasti mereka akan sangat sulit untuk mencapai kesuksesan karena dua hal ini adalah lawan dari unsur-unsur yang membangun sukses. Rasa percaya dan kebesaran hati untuk membuka diri terhadap lawan bicara merupakan cermin bahwa kita nyaman dengan diri sendiri, lantas tidak ada yang perlu ditutupi, sesuatu yang dicari oleh para partner bisnis sejati. (Siapa yang mau bekerja sama dengan orang yang misterius?)

Lima, senang bekerja sama dan membina hubungan baik.
Teamwork jelas adalah salah satu kunci keberhasilan utama. Donald Trump dan Martha Stewart pun mempunyai tim-tim mereka yang sangat loyal sehingga mereka bisa mencapai sukses luar biasa. “No man is an island,” kita semua perlu membangun network kerja yang baik, sehingga jalan menuju sukses semakin terbuka lebar.

Enam, senang mempelajari hal-hal baru.
Kembali kita mengambil contoh Pak Trump yang baru saja membuka online university. Apakah beliau adalah ahli pendidikan? Seorang profesor? Jelas tidak, namun dengan kegemarannya mencari hal-hal baru serta langsung mengaplikasikannya, maka dunia bisnis semakin terbuka luas baginya. Dunia bisnis baginya adalah tempat bermain yang luas dan tidak terbatas. Kuncinya hanya satu: senang belajar dan mencari hal-hal baru.

Tujuh, jarang mengeluh.
Lance Armstrong pernah berkata, “There are two kinds of days: good days and great days.” Hanya ada dua macam hari: hari yang baik dan hari yang sangat baik. Jangan sekali-kali mengeluh di dalam bisnis, walaupun suatu hari mungkin Anda akan jatuh dan gagal. Mengapa? Karena setiap kali gagal adalah kesempatan untuk belajar mengatasi kegagalan itu sendiri sehingga tidak terulang lagi di kemudian hari. Hari di mana Anda gagal tetap adalah a good day (hari yang baik).

Delapan, berani menanggung resiko.
Jelas, tanpa ini tidak ada kesemp atan sama sekali untuk menuju sukses. Sebenarnya setiap hari kita menanggung resiko, walaupun tidak disadari penuh. Resiko hanyalah akan berakibat dua macam: be a good or a great day (lihat di atas). So, untuk apa takut? Kegagalan pun hanyalah kesempatan belajar untuk tidak mengulangi hal yang sama di kemudian hari kan?

Sembilan, berpikir positif.
Berpikir positif adalah environment atau default state di mana keseluruhan eksistensi kita berada. Jika kita gunakan pikiran negatif sebagai default state, maka semua perbuatan kita akan berdasarkan ini (kekhawatiran atau cemas). Dengan pikiran positif, maka perbuatan kita akan didasarkan oleh getaran positif, sehingga hal positif akan semakin besar kemungkinannya.

Sepuluh, nyaman dengan diri sendiri.
Tanpa perlu berusaha menutup-nutupi sesuatu maupun supaya tampak “lebih” dari lawan bicaranya. Pernah bertemu dengan billionaire yang rendah diri alias tidak nyaman dengan diri mereka sendiri? Saya yakin tidak ada. Kenyamanan menjadi diri sendiri tidak perlu ditutup-tutupi supaya lawan bicara tidak tersinggung karena setiap orang mempunyai tempat tersendiri di dunia yang tidak bisa digantikan oleh orang lain. Saya adalah saya, mereka adalah mereka. Dengan menjadi diri saya sendiri, saya tidak akan mengusik keberadaan mereka. Jika mereka merasa tidak nyaman, itu bukan karena kepribadian saya, namun karena mindset yang berbeda dan kekurangmampuan mereka dalam mencapai kenyamanan dengan diri sendiri.

Sumber: Sepuluh Unsur Kepribadian Billionaire oleh Jennie S. Bev. Jennie S. Bev (JennieSBev.com)

Read Full Post »

Ini hal yang mungkin Anda belum tahu:

Irlandia sekarang adalah Negara terkaya kedua di Uni Eropa, setelah Luxembourg, ya Negara yang selama ratusan tahun dikenal karena imigrasi warganya, puisi tragisnya, perang saudaranya dan lepranya; sekarang memiliki GDP perkapita lebih tinggi dari Jerman, Perancis dan Inggris. Bagaimana Irlandia berubah dari Negara sakit Eropa, menjadi Negara kaya Eropa hanya kurang dari satu generasi adalah cerita yang luar biasa. Kenyataan ini menggambarkan Eropa sekarang; semua inovasi muncul di Negara pinggiran Eropa yang memeluk globalisasi dengan cara mereka sendiri – Irlandia, Inggris, Skandinavia dan Eropa Timur. Mereka yang ikut model Social – Prancis Jerman menuai pengangguran.Perubahan Irlandia dimulai akhir 1960-an saat pemerintah menggratiskan sekolah menengah, memungkinkan anak kelas bawah bisa menyelesaikan sekolah menengah atau sekolah teknik. Hasilnya, saat Irlandia bergabung ke Uni Eropa pada 1973, mereka dapat mengandalkan tenaga kerja berpendidikan mereka. Pada pertengahan 1980-an, Irlandia sudah mendapat keuntungan awal anggota Uni Eropa, seperti subsidi pembangunan, infrastruktur dan pasar lebih luas. Tapi mereka masih belum memiliki produk kompetitif untuk dihasilkan akibat proteksi dan kesalahan fiscal selama bertahun – tahun.Negara itu bangkrut dan para sarjananya berimigrasi ke luar negri, “kami meminjam, belanjakan, meningkatkan pajak dan itu nyaris menenggelamkan kami,” kata Deputi PM Mary Harney, “Hanya karema kami nyaris tenggelam, kami berani berubah.” Irlandia pun berubah. Dalam perkembangan yang tidak biasa, pemerintah, serikat pekerja terbesar, petani dan kalangan industri bersetuju melakukan langkah perbaikan fiscal, memotong pajak korporasi sampai 12,5%, mengurangi gaji dan harga, serta merayu investasi asing. Pada 1996, Irlandia membuat pendidikan tinggi pada dasarnya gratis, sehingga tenaga kerja berpendidikan lebih banyak lagi. Hasilnya sangat fenomenal. Sekarang, 9 dari 10 perusahaan farmasi terbesar dunia memiliki pabrik disana, seperti 16 dari 20 peralatan pembuat medis serta 7 dari 10 perusahaan pembuat piranti lunak. Tahun lalu, Irlandia mendapat investasi Amerika lebih banyak dari Cina.Dan secara keseluruhan, pendapatan pajak pemerintah meningkat, “kami membuat pabrik di Irlandia pada 1990.” Kata Michael Dell Computer, “yang menarik kami? Tenaga kerja berpendidikan dan Universitas bagus didekatnya. Irlandia memiliki kebijakan industri dan pajak yang secara konsisten mendukung bisnis, siapapun yang sedang berkuasa secara politik disana. Saya percaya ini karena banyak orang yang ingat saat buruk, saat pembangunan ekonomi terlalu terkait politik. Irlandia juga memiliki transportasi dan logistic sangat baik – mudah bagi produk apapun mendistribusikan produknya dipasar utama Eropa dengan cepat.”Akhirnya, tambah Mr. Dell, “mereka kompetitif, ingin berhasil, haus dan tahu bagaimana rasanya menang. Pabrik kami di Limerick, tapi kami juga memiliki beberapa ribu orang penjualan dan teknis diluar Dublin. Bakat teknis di Irlandia juga terbukti menjadi sumberdaya kami .. Fakta menyenangkan;kami, menjadi eksporter Irlandia terbesar, ” Intel membuka pabrik chip pertama di Irlandia pada 1993. James Jarret, wakil Presiden Intel, mengatakan mereka tertarik banyaknya orang berpendidikan di Irlandia. Pajak korporasi yang rendah, dan insentif lain yang membuat Intel menghemat miliaran dollar selama lebih 10 tahun. Program kesehatan nasional juga tidak merugikan. “kami memiliki 4.700 karyawan diempat pabrik dan kami malah merancang chip tercanggih di Shannon dengan insinyur Irlandia,” katanya.Pada 1990, angkatan kerja Irlandia adalah 1,1 juta. Tahun ini mencapai 2 juta, tanpa ada menganggur, dan 200 ribu pekerja asing (termasuk 50 ribu Cina). Negara lain memperhatikan perubahan ini. Perdana Mentri Bertie Ahern mengatakan, “saya bertemu perdana mentri Cina lima kali dalam dua tahun terakhir.”Nasehat Irlandia sangat sederhana; buat agar pendidikan menengah dan tinggi gratis; buat pajak korporasi rendah, sederhana, dan transparan; aktif mencari perusahaan global; buka ekonomi untuk kompetisi; berbicara bahasa Inggris; ciptakan kebijakan fiscal yang tertib; dan ciptakan consensus keseluruhan paket ini dengan buruh dan manajemen, dan setia disana karena anda juga bisa menjadi Negara terkaya di Eropa. “Ini bukan keajaiban, kami tidak menemukan emas,” kata Mary Harney, “Ini kebijakan domestic yang tepat dan percaya bahwa selalu ada peluang dari globalisasi.”

Read Full Post »

Hukum Air Liur dan Sholat

Selasa, 16 Jan 07 06:47 WIB
Assalaamu’alaikum Wr. Wb.

Ustadz, saya mau menanyakan tentang beberapa hal:

1.bagaimana hukumnya air liur manusia, apakah najis atau tidak dan cara mensucikannya bagaimana?

2. Apakah semua sholat yang tidak dilaksanakan (baik sengaja maupun tidak) wajib diganti? Bila wajib, waktu pelaksanaannya apakah sesuai waktu sholat masing – masing (ashar dilaksanakan waktu ashar dan sebagainya.)dan niatnya bagaimana?

Jazaakumullohu Khoiron Katsiiron.

Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.

Hamba Alloh

Jawaban

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Air liur atau sering disebut denganludah, secara hukumnya suci. Baik air liur manusia mapun hewan, kecuali air liur anjing. Air liur anjing hukumnya najis dengan dalil hadits nabawi berikut ini:

“Pensucian bejana seorang di antara kalian, jika terkena hirupan anjing adalah dicuci tujuh kali salah satunya dengan tanah” (HR Muslim). (HR Muslim).

“Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, ” Jika anjing menjilat pada bejana seorang darimu maka buanglah (airnya) kemudian cucilah tujuh kali”

Adapun air liur manusia, tidak kita temukan dalil yang menunjukkannya sebagai benda najis. Jangankan air liur orang yang beragama Islam, bahkan air liur orang yang agamanya non Islam sekalipun tetap suci hukumnya.

Dahulu orang-orang kafir yang datang kepada Rasulullah SAW bercampur baur dengan umat Islam. Bahkan ada yang masuk ke dalam masjid. Namun Rasulullah SAW tidak pernah diriwayatkan memerintahkan untuk membersihkan bekas sisa orang kafir.

Juga ada hadits Abu Bakar berikut ini:

Rasulullah SAW diberikan susu lalu beliau meminumnya sebagian, lalu disodorkan sisanya itu kepada a`rabi (kafir) yang ada di sebelah kanannya dan dia meminumnya, lalu disodorkan kepada Abu Bakar dan beliau pun meminumnya (dari wadah yang sama) lalu beliau berkata, `Ke kanan dan ke kanan`. (HR Bukhari)

Kecuali bila orang kafir itu baru saja meminum khamar dan masih ada sisa-sisa khamar dari mulutnya, maka hukum ludah atau bekas air liur menjadi haram.

Adapun ayat yang menyebutkan bahwa orang-orang musyrik itu najis, sesungguhnya najis yang dimaksud dari ayat ini adalah najis secara maknawi, bukan hakiki. Seringkali orang salah mengerti dalam memahami ayat Al-Quran Al-Kariem berikut ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ فَلا يَقْرَبُوا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَذَا وَإِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةً فَسَوْفَ يُغْنِيكُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ إِنْ شَاءَ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis , maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. At-Taubah: 28)

Air Liur Muslim Tidak Najis

Sedangkan tidak najisnya air liur sesama muslim, kita dapati dalil yang mendasarinya adalah hadits berikut ini:

Dari Aisyah ra berkata, `Aku minum dalam keadaan haidh lalu aku sodorkan minumku itu kepada Rasulullah SAW. Beliau meletakkan mulutnya pada bekas mulutku. (HR Muslim 300)

Kewajiban Mengganti Shalat Yang Ditinggalkan

Semua shalat yang ditinggalkan pada dasarnya wajib diganti. Baik ditinggalkan secara sengaja atau tidak. Kewajiban menggantinya adalah begitu seseorang sadar bahwa dia telah meninggalkan shalat.

Misalnya, orang yang tidak shalat karena lupa atau ketiduran, maka begitu ingat atau terjaga dari tidurnya, dia wajib segera shalat meski waktunya telah lewat. Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW berikut ini:

Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Orang yang terlewat shalatnya karena tidur atau terlupa, hendaklah segera shalat begitu terjaga/ ingat. Tidak ada kaffarah atasnya kecuali hanya melakukan shalat itu saja.”(HR Bukhari dan Muslim).

Yang dimaksud dengan lafadz ‘tidak ada kaffarah atasnya’ adalah bahwa hukuman atas kelalaiannya itu adalah segera shalat saat itu juga. Setelah -tentunya- berwudhu’ terlebih dahulu.

Pesan yang kita tangkap dari hadits ini adalah bahwa diwajibkan untuk segera menebus atau mengqadha’ shalat yang telah terlewat secepatnya. Tidak boleh ditunda-tunda lagi.

Sedangkan niatnya biasa saja, yaitu kita akan melakukan shalat yang terluput sebagai qadha’. Niat itu adalah menyengaja di dalam hati dengan memastikan jenis shalat yang akan kita lakukan.

Sedangkan lafadznya, sama sekali bukan niat itu sendiri. Paru ulama yang menganjurkan at-talaffudz bin-niyah (melafadzkan niat) sepakat bulan bahwa lafadz itu bukan rukun shalat. Lafadz itu sekedar menguatkan niat, tetapi lafadz itu bukan niat.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Read Full Post »

Bayam dan Kebutaan

Bayam ‘bisa mencegah kebutaan’

Bayam, yang di film kartun membuat Popeye si pelaut kuat, mungkin juga dalam membantu mencegah salah satu penyebab kebutaan. Satu tim di Universitas Manchester percaya bahwa memakan bayam bisa melindungi mata dari penyakit mata AMD (age-related macular degeneration) atau kerusakan pada makula yang muncul di usia lanjut.

Teori mereka didasari oleh fakta bahwa bayam, dan beberapa sayuran lainnya, mengandung lutein, anti oksidan yang melindungi mata dengan menghasilkan zat pigmen.

Tim dari Manchester ini berencana untuk meneliti dan menguji lebih lanjut teori mereka.

AMD adalah penyebabkan utama kebutaan di negara-negara Barat, dan diduga diderita oleh 12% pria dan 29% wanita di atas usia 75 tahun di Inggris.

AMD adalah penyebab utama hilangnya ketajaman penglihatan, yang umumnya terjadi pada manusia di atas umur 50 tahun.

Penyakit ini menyebabkan kerusakan pada makula, satu bagian kecil di tengah retina, yang mengatur mata melihat dengan tajam.

Para ilmuwan belum bisa mengetahui mengapa sebagian orang rentan terhadap kondisi ini, tetapi mereka mengetahui bahwa AMD terkait dengan kebiasaan merokok, obesitas (kegemukan) dan pola makan yang buruk.

Selain pada bayam, lutein bisa juga ditemukan pada jagung manis, brokoli dan daun kale.

Lutein bersama dengan zat zeaxanthin, membentuk lapisan berminyak berwarna kuning, yang disebut pigmen makula, yang diduga melindungi makula dari penyakit AMD.

Tim di Universitas Manchester itu meluncurkan studi tentang AMD untuk meneliti apakah kerusakan pengelihatan pada usia dini terkait dengan tingkat pigmen makula yang rendah.

Peneliti utama Dr Ian Murray mengatakan: “Penelitian kami menemukan bukti kuat bahwa pigmen makula memberi perlindungan dari AMD, tetapi kami ingin memastikan apakah memakan sayur mayur yang kaya akan zat-zat itu dapat mencegah penyakit tersebut.”

“Karena pigmen makula terbentuk oleh zat yang diserap dari makanan kita kami memperkirakan memakan sayur yang kaya akan zat-zat tadi akan menambah jumlah pigmen makula dan karenanya membantu menghambat proses kerusakan akibat usia.”

Faktor-faktor lainnya yang diketahui mempengaruhi kerusakan makula adalah merokok dan dampak dari sinar biru pada retina.

Sumber: BBC Indonesia

Read Full Post »

Kepakkan Sayap Nuranimu!

Oleh: Qamaruddin SF

Kawan, yang berbahaya itu tidaklah jauh dari Anda,
tetapi di dalam batas-batas wujud Anda sendiri.
Namanya adalah hawa nafsu, jiwa yang selalu memerintahkan kejahatan.
(Ibnu Arabi)

Seorang lelaki pada suatu hari menemukan sebuah telur burung rajawali dan dia meletakkan telur itu bersama dengan telur-telur ayam di sarang seekor induk ayam peliharaan yang sedang mengeram. Telur itu menetas bersama telur ayam yang lain , dan anak burung itu tumbuh bersama anak-anak ayam diasuh oleh induk ayam itu.

Selama hidupnya, burung rajawali itu bertingkah laku sama dengan ayam peliharaan. Dia mengais tanah untuk mencari cacing dan serangga. Dia berkotek dan berkokok. Dia akan sesekali mengepak- ngepakkan sayapnya dan terbang beberapa meter di udara.

Tahun berlalu, dan burung rajawali itu kian tua. Suatu hari ia melihat burung yang sangat gagah terbang di angkasa yang tak berawan. Burung itu melayang dengan anggun dan berwibawa dalam embusan angin yang kuat, dia hanya membentangkan sayapnya dan jarang sekali menggerakkan sayapnya itu.

Rajawali tua itu terpesona memandang ke atas. “Siapakah itu,” tanyanya. “Itu adalah burung rajawali, raja dari segala burung,” kata ayam di dekatnya. “Dia penghuni langit, dan kita penghuni bumi, kita adalah ayam.” Demikianlah rajawali itu hidup terus dan mati sebagai seekor ayam, karena begitulah anggapannya tentang dirinya.

****

Pembaca, Tuhan telah meniupkan ruh-Nya pada setiap diri manusia. [1] Ruh itulah insaniyyat al- insân , esensi manusia. Para filsuf muslim kerap menyebutnya “sang rajawali” kesadaran ruhani. Karena berasal dari Tuhan , ia senantiasa ingin terbang mendekati Tuhan yang Mahakasih dan Mahasuci. Tapi, persepsi, sikap, perilaku, dan pengalaman kita malah mencerminkan “ayam piaran ”.

Kita tidak usah sewot dibilang demikian. Quran juga tegas-tegas menyebut orang yang tak menggunakan mata, telinga, dan akalnya untuk mencerap tanda-tanda kebenaran dan kebesaran Allah laksana binatang piaraan, bahkan lebih sesat lagi (QS al-A‘râf: 179).

Kepak sayap “sang rajawali” dalam diri pun amat lemah, karena sudah sekian lama kita disuapi kesenangan material di bumi ini. Bahkan, dalam masyarakat modern, kita terkurung dalam sangkar yang sempit dan pengap. Kita hidup dari sangkar ke sangkar, dari kotak ke kotak, dari penjara ke penjara. Sangkar itu bisa jadi hasrat sesaat, bisa jadi sebuah ideologi, partai, jabatan, popularitas, dan kekayaan. Semua telah menghalangi kita memperoleh kebebasan dalam alam spiritual dan intelektual yang merupakan panggung raksasa bagi aktualisasi kemanusiaan kita.

Lama-lama sayap nurani kita pun terpatahkan oleh sengkarut pertengkaran antarkelas , antarpartai , antarbangsa , yang ujung-ujungnya menghancurkan ekologi dan martabat manusia sendiri. Dalam bahasa kerennya , kita kerap menyerembabkan diri sendiri dari martabat kemanusiaan ( a h sani taqwîm , humanity ) ke tingkat kebinatangan ( a sfala sâfilîn , animality ).

Pembaca, simaklah saat iblis ditanya oleh Allah mengapa ia tidak mau bersujud kepada Adam, ia menjawab, “Aku lebih baik dari Adam. Kauciptakan aku dari api , sedangkan Kauciptakan dia dari tanah .” (QS 7:12). Kenapa iblis begitu sombong dan tak menghargai Adam? Karena ia hanya melihat fisiknya—dimensi tanahnya. Seperti ayam melihat anak burung rajawali yang dipiara bersamanya, iblis mengira Adam sekadar “makhluk bumi”. Ia gagal memandang dimensi ruhnya . Adam disadari sebagai “makhluk langit” hanya oleh para malaikat, sehingga mereka mau bersujud kepadanya. Tak usah heran, ruh dan malaikat sama-sama bersifat cahaya. Bagaimana dengan Anda?

Saya yakin, pembaca lebih cerdas daripada iblis, apalagi ayam piaraan itu! Masalahnya, kendati kita tahu, kita acap tak acuh pada ruh kita. Konon, dalam diri kita ada “pertempuran” abadi antara “gravitasi langit” dan “gravitasi bumi”. Antara dimensi malaikati dan dimensi setani . Antara humanity dan animality kita . Antara ruh dan nafsu. Bila ruh menang dan mengendalikan diri kita, kita akan beriman, memeluk kebenaran, dan berbuat kebajikan. Namun, bila nafsu yang mengendalikan, kita akan cenderung pada keburukan, mengingkari kebenaran, dan suka melakukan kemungkaran.

Nafsu inilah—menurut sebagian ulama seperti al – Ghazali , Ibnu Arabi , Ibnu Sina —sisi kebinatangan manusia. Ilmuan Ikhwanus Shafa menyatakan bahwa binatang mempunyai dua ciri, yang keduanya sama dengan karakter hawa nafsu manusia: selalu mencari keuntungan dan mempertahankan diri; menarik apa pun yang menyenangkannya dan lari dari hal-hal yang membahayakan dirinya. Pekerjaan hewan, simpul al- Ghazali , hanyalah makan, minum, tidur, berhubungan seksual, dan berkelahi. Demikian pulalah kecenderungan nafsu—jiwa hewani kita.

Pembaca, jujur saja, nafsulah yang kerap menang dalam pergulatan hidup kita. Apa buktinya? Persis seperti Quran gambarkan tentang ciri-ciri nafsu , kita cenderung berbuat dosa. Nafsu tidak ragu-ragu melakukan dosa besar dan gemar melanggar larangan Allah (QS al- Maidah : 30), enggan mendengar nasihat (QS al- Maidah : 27–29), suka berdusta (QS al-Nisâ’: 20/112, al-Ahzâb: 58), suka bermusuhan (QS al- Mujadalah : 8), suka melampaui batas dan enggan berbuat baik (QS al-Qalam: 12), suka berkhianat (QS al-Nisâ’: 107), buruk sangka (QS al- Hujurât : 12), sombong (QS al-Furqân: 21), kikir (QS al-Nisâ’: 128), mesum (QS Yûsuf: 23), dan culas (QS Yûsuf: 18).

Jadi, nafsu adalah potensi dalam diri kita yang menjadi pangkal dari segala sifat tercela. [2] Quran menegaskan, “ Karena sesungguhnya nafs itu selalu menyuruh kepada kejahatan ” (QS Yûsuf: 53). Karena itulah Rasulullah saw. mengajarkan kita agar berdoa, “Kami berlindung kepada Allah dari jahatnya nafs kami ( min syurûri anfusinâ ).”

Nafsu tidak akan puas karena ia diperturutkan . Malah, menjerumuskan. “ Hawa nafsu ibaratkan nyala api . Jika sampai pada titik dipadamkan, ia akan merambah wilayah lainnya. Ia ingin membakar objek amarahnya, “tutur Imam al-Qusyairi. Sebaliknya, jika berhasil dikendalikan, ia akan membantu kita. Pembaca, di sinilah kita mengerti betapa kita membutuhkan puasa sebagai metode agar kita tak dikendalikan nafsu, melainkan mengendalikannya.

Mengendalikan nafsu sebetulnya berarti menutup pintu dosa sekaligus menutup pintu masuk setan. Sebab, hanya melalui hawa nafsulah setan yang terkutuk bisa menggoda manusia. Setan tercipta dari api . Sebagaimana api , ia baru muncul bila ada pemantiknya . Bila ada bahan bakarnya . Itulah hawa nafsu dan perbuatan buruk. Setan tak punya kekuatan terhadap orang yang berjiwa bersih dan berhati tulus (QS al- H ijr: 39). Tuhan berfirman, “Sesungguhnya tiada kekuasaan bagimu terhadap hamba-hamba-Ku, kecuali orang-orang yang menyeleweng dan mengikutimu” (QS al- H ijr: 42). Di sini pulalah kita jadi mengerti sabda Nabi, “ Di bulan Ramadhan , setan-setan dibelenggu dan pintu-pintu neraka di tutup .”

Menarik sekali, Syekh Tosun Bayrak menamsilkan setan dan hawa nafsu laksana seorang pencuri yang menyelinap masuk ke dalam rumah Anda di malam hari, untuk mencuri apa pun yang berharga dan berguna. Anda tidak dapat melawan pencuri ini secara langsung, karena ia akan membalikkan kekuatan apa pun yang Anda arahkan kepadanya. Jika Anda memiliki sepucuk senjata, sang pencuri pun memiliki benda serupa. Jika Anda memiliki sebilah pisau, ia juga memiliki sebilah pisau. Bertempur melawan sang pencuri sama halnya dengan mengundang bahaya. Jalan keluar yang termudah adalah dengan menghidupkan lampu. Sang pencuri yang berhati pengecut pasti lari meninggalkan rumah tersebut.

“Menghidupkan lampu” berarti membangkitkan kesadaran. Menyalakan cahaya dalam diri. Mengoptimalkan potensi-potensi positif kita. Itulah esensi ibadah puasa. Semarak ibadah di bulan Ramadhan dimaksudkan untuk menerobos kegelapan dengan menyalakan cahaya ruhani kita. Dengan puasa pula kita berusaha mengepakkan sayap “sang rajawali ruhani kita” di angkasa yang tak berawan. Terbang dari dari kungkungan hawa nafsu dan dominasi materi menuju langit spiritualitas, mendekati Tuhan, Sumber energi spiritual dan kearifan. Marhaban Ramadhan ! []

Sumber: Serambi Online
—————————————————-
[1] QS Shâd:71–72
[2] Al-jâmi‘ liquwwah al-ghadhab wa al-syahwah fi al-insân wa al-ashl al-jamî‘ lishshifât al-madzmûmah min al-insân . Lihat Imam al- Ghazali , Ihyâ ‘ Ulûm al- Dîn , juz 2 h. 134

Read Full Post »

Berzina dengan Adik Ipar

Haruskah Dinikahi?

Rabu, 5 Apr 06 09:02 WIB
Assalamualaikum wr. wb.

Yth Ust. Ahmad Sarwat,
Alhamdulillah saya akhirnya dapat memberanikan diri untuk mengajukan pertanyaan ke Ustadz.

Pak Ustadz, usia pernikahan saya sudah 20 th. dan dikaruniai 2 orang putera. Sebelum menikah saya tidak tahu adik istri saya padahal saya sering datang ke rumahnya hanya sebatas namanya aja. Dan kenal dia setelah saya menikahi kakaknya. Selang beberapa bulan saya ada hasrat hati untuk mendekati dia mengatakan cinta dan diapun dibalas dengan senyuman dan yang terucap “Kenapa harus kakakku dulu yang bertemu kamu.”

Pak Ustadz, saya sama sekali tidak merasa berpacaran dengan dia dan dia pun punya pacar yang sangat dicintainya, tapi entah kenapa ketika saya membutuhkan dia ataupun sebaliknya kami selalu hadir untuk melepaskan hasrat tersebut dan saya sering melakukannya tanpa rasa malu karena sebetulnya kami saling mencintai, karena hubungan saudara kami jalani diam-diam.

Dengan penuh harapan saya dan dia selalu berdo’a agar hal-hal tersebut itu tersingkirkan dari kami. Pada akhirnya kekasih adik iparku itu melamarnya dan menikahinya.

Setelah sekian lama mereka berumah tangga saya dan dia tidak pernah lagi melalukan hal-hal yang tercela dan hina itu namun saya dan dia selalu dirundung kesedihan dan duka yang dalam. Terkadang saya merasa kesepian dia lepas dariku dari lain pihak saya sangat bersyukur atas pernikahan tersebut.

Setelah adik ipar saya dikarunia 2 anak, dia menjanda ditinggal suamimya. Karena dia seorang janda dan tidak punya penghasilan dia sering datang kerumah saya dan akhirnya perbuatan yang dulu terulang lagi.

Pak Ustadz, sebenarnya kami dari dulu hingga sekarang, kami ini saling mencintai, apakah saya menceraikan istri saya dulu kemudian menikahinya atau saya nikahi dia secara diam-diam? Pak Ustadz, dia sedang mengandung…

AH

Jawaban

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Berzina dengan adik ipar sendiri sejak awal sudah diwanti-wanti oleh Rasulllah SAW untuk dihindari. Bahkan beliau mengatakan bahwa berhubungan lain jenis dengan adik ipar itu sama saja dengan kematian. Al-hamwu almautu.

Mengapa demikian keras Rasulullah SAW melarangnya?

Sebab kemungkinan terjadi zina antara kakak dan adik ipar itu memang sangat besar. Apalagi bila mereka tinggal serumah. Padahal kemungkinan terjadi zina antara seorang dengan wanita lain yang bukan mahram, kesempatannnya jauh lebih kecil dibandingkan zina dengan ipar sendiri. Bahkan bila dengan wanita lain, untuk sekedar bertemu sekalipun, harus ada mahram yang mendampingi.

Akan tetapi pintu syetan terbuka lebar buat hubungan antara kakak dan adik ipar. Sebab sudah menjadi hal yang lazim ipar itu tinggal di dalam satu rumah. Anda bisa bayangkan, di dalam satu rumah ada wanita lain mahram. Tentu ini sebuah keadaan yang tidak sehat. Di mana kemungkinan terbuka aurat menjadi sangat besar. Bahkan berikhtilath (bercampur baur) menjadi sangat mudah. Termasuk kesempatan untuk berduaan (khalwat) menjadi semakin sering.

Masyarakat bahkan keluarga akan menganggap hal itu biasa saja. Padahal kalau pasangannya tinggal di kampung lain dan ada laki-laki ketahuan pacaran sampai malam di rumah seorang gadis, masyarakat bisa heboh. Bahkan seringkali menjurus kepada pemaksaan untuk menikah di tempat. Apalagi bila istri sedang keluar, sedangkan suami di rumah bersama adik ipar perempuannya.

Akan tetapi bila hal itu terjadi antara kakak dan adik ipar di dalam sebuah rumah yang satu, tidak akan ada lagi filter dari masyarakat. Bahkan mereka cenderung menganggap hal itu biasa, karena statusnya memang masih keluarga sendiri.

Untuk sekedar diketahui, seharusnya zina yang anda lakukan diancam hukum dalam syariat Islam adalah rajam. Rajam adalah dilempar dengan batu oleh orang ramai hingga meninggal. Hukuman ini berlaku untuk pasangan zina di mana masing-masing sudah pernah melakukan hubungan seksual dengan pasangan halal sebelumnya.

Namun karena anda tinggal di luar wilayah hukum Islam, karena negeri tempat Anda tinggal itu tidak menerapkan hukum syariah secara formal, maka hukuman rajam ini menjadi tidak bisa dilakukan. Yang tersisa bagi anda hanya bertaubat kepada Allah SWT dengan sebenar-benar taubat. Dan Allah SWT adalah tuhan Yang Maha Menerima Taubat hamba-Nya.

Adapun kewajiban menjalankan hukum rajam yang tidak terlaksana itu, asalkan pada dasarnya anda sudah siap menjalankannya, bukan lagi menjadi tanggung-jawab anda. Melainkan tanggung jawab penguasa yang sah di negeri ini, kalau dia muslim. Para penguasa muslim di negeri ini akan ditanya di akhirat atas beban kewajiban yang telah Allah SWT berikan di pundak mereka.

Sedangkan pertanyaan anda tentang kebolehan menikahi adik ipar sendiri, tentu saja hukumnya haram. Sebagaimana firman Allah SWT:

Diharamkan atas kamu (menikahi) ibu-ibumu…. dan menghimpunkan dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. An-Nisa: 23)

Namun keharaman menikahi adik ipar itu bersifat muaqqat (sementara), yakni selama saudaranya itu masih menjadi istri yang resmi. Namun bila istri telah wafat atau telah bercerai, maka mantan adik ipar itu boleh dinikahi. Istilah yang sering digunakan adalah turun ranjang.

Jadi kalau anda ingin menikahi adik ipar anda yang sudah janda itu, anda harus menceraikan dulu istri anda. Dan tentunya istri anda akan marah dan sakit hati, karena posisinya digantikan oleh adiknya sendiri. ini adalah pilihan yang teramat sulit buat seorang laki-laki dengan dua cinta.

Karena itu sejak dini Rasulullah SAW sudah mewanti-wanit.ipar adalah maut.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc.

Read Full Post »

Older Posts »