• Home
  • About
  • Rujukan
  • Shalat

Tridaya Mufakat Adil & Amanah

Bersinergi, Bersatu, dan Beritikad Baik.

Feeds:
Posts
Comments

Ayat Mutasyabihat

June 8, 2007 by trimudilah

Jumat, 8 Jun 07 07:48 WIB

Assalamualaikum..Wr..Wb

Pak Ustadz saya mau bertanya tentang ayat mutasyabihat sebagaimana yang disebutkan di dalam ayat ini:

Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran melainkan orang-orang yang berakal.”(QS. Imran: 7)

Ibra

Jawaban

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Mengenai pengertian muhkam dan mutasyabih terdapat banyak perbedaan pendapat. Biasanya berkisar antara lain sebagai berikut:

Pendapat Pertama:

Yang dimaksud dengan ayat muhkamatadalah ayat yang mudah diketahui maksudnya, sedang yang dimaksud dengan ayat mutasyabihat hanya diketahui maksudnya oleh Allah sendiri dan tidak ada seorangpun yang tahu maknanya.

Misalnya huruf-huruf yang ada di awal surat seperti alif lam min, alif lam ra’, ha miim, yaa siin dan sebagainya.

Pendapat Kedua

Yang dimaksud dengan ayat muhkamatadalah ayat yang hanya mengandung satu wajah, sedangkan ayatmutasyabihat adalah ayat yang mengandung banyak wajah.

Pendapat Ketiga

Menurut pendapat ini yang dimaksud dengan ayat muhkamat adalah ayat yang maksudnya dapat diketahui secara langsung, tanpa memerluan keterangan lain.

Sedang ayat mutasyabihat sebaliknya. Ayat itu masih memerlukan penjelasan dengan merujuk kepada ayat-ayat lain.

Para ulama memberikan contoh ayat-ayat muhkam dalam Qur’an dengan ayat-ayat nasikh, ayat-ayat tentang halal, haram hudud (hukuman) kewajiban, janji dan ancaman. Sementara untuk ayat-ayat mutasyabih mereka mencontohkan dengan ayat-ayat tentang asma’ Allah dan sifat-sifatNya, antara lain dalam:

Tuhan yang Maha Pemurahbersemayam di atas ‘Arsy. (QS. Thaha: 5)

Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali wajah Allah. bagi-Nyalah segala penentuan, dan Hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan. (QS. Al-Qashash: 88)

Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu Sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah, tangan Allah di atas tangan mereka. (QS. Al-Fath: 10)

Tuhanmu datang dan malaikat berbaris-baris. (QS. Al-Fajr: 22)

Allah murka dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka jahannam. dan (neraka Jahannam) Itulah sejahat-jahat tempat kembali. (QS. Al-Tafh: 8)

Dan masih banyak lagi ayat lainnya. Termasuk didalamnya permulaan beberapa surah yang dimulai dengan huruf-huruf hijaiyah dan hakikat hari kemudian serta ‘ilmus sa’ah.

Wallahu a’lam bishshawab, wasalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

 

Posted in Uncategorized | No Comments Yet

  • TRIMUDILAH

    • About
      • Demi Masa
    • Rujukan
      • Kutipan Hadist
    • Shalat
  • Salam Hangat dari Trimudilah

    Menyatukan jejak dan merangkumnya dalam hikmah Mohon maaf apabila terdapat kekurangan, Sekaligus semoga bermanfaat. -3boys-
  • Label

  • Recent Posts

    • Daurah Sejarah Peradaban Islam
    • Melepas Belenggu Taklid dan Fanatisme
    • Trend Muslim Bergaya Musyrik
    • Petunjuk Kerja
    • Pelaut dan Musafir
  • Archives

    • April 2009 (3)
    • November 2007 (1)
    • August 2007 (26)
    • July 2007 (26)
    • June 2007 (95)
    • May 2007 (99)
    • April 2007 (161)
    • March 2007 (94)
    • February 2007 (42)
    • January 2007 (110)
    • December 2006 (101)
    • November 2006 (21)
  • Kalender

    June 2007
    M T W T F S S
    « May   Jul »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930  
  • Top Posts

    • FADHILAH SURAT YASIN
    • MALAM PERTAMA DAN ADAB BERSENGGAMA
    • Budidaya Belut (3)
    • Budidaya Belut
    • Talak & Cerai
    • Budidaya Belut (2)
    • Ayat Mutasyabihat
    • Berzina dengan Adik Ipar
    • Sistem Ekonomi Islam
    • About
  • Ditanya Itu Pasti, Tapi Bagaimana Menjawabnya?

    Sesungguhnya kalian berada dalam perjalanan malam dan siang. Dalam umur yang terus berkurang, dengan amal yang tersimpan, dalam kematian yang akan tiba-tiba datang." (Ibnu Mas'ud r.a.) Alangkah luas dunia ini. Tempat setiap kita bisa menjalani hidup dan memilih -dengan sadar- arah dan tujuan kita. Tetapi segalanya tidak berakhir disini. Tapi di sana, di akhirat kelak. Saat kita akan ditanya, apa yang telah kita persembahkan untuk kehidupan yang abadi itu? Menjadi hidup memang takdir, tetapi menjalani hidup secara baik adalah pilihan. Sebab toh kita akan pergi, meninggalkan dunia ini. Tak ada yang menolak kepastian akan kematian. Tetapi menjadi sadar sepanjang waktu tidaklah mudah. Yang dengan kesadaran itu kita membekali diri dengan sebaik-baiknya. Betapa kesadaran itu tidak mudah. Ia harus terus diasah dan ditegaskan. Bahwa mengetahui kematian saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah kesadaran apa yang bisa dibangun dari pengetahuan itu. Lalu dari kesadaran itu apa yang akan kita lakukan? Apa yang akan kita jawab, pada hari hisab, pada saat kita ditanya? Sebab ditanya itu pasti. Tapi bagaimana dan dengan apa menjawabnya?
  • Top Clicks

    • miqrosoft.wordpress.com/2…
    • duniamerdeka.wordpress.co…
    • beritahr.wordpress.com/20…
    • kotabumiayu.wordpress.com…
    • iswadi37.wordpress.com/20…
    • intim.wordpress.com/2007/…
    • wordpress.com
    • sijiwae.net/speedtest
    • shots.snap.com/explore/81…
    • quasar.co.id/qjm_qosknet.…
  • Pengunjung

    • 353,982 hits

Blog at WordPress.com.

Theme: Mistylook by Sadish.