• Home
  • About
  • Rujukan
  • Shalat

Tridaya Mufakat Adil & Amanah

Bersinergi, Bersatu, dan Beritikad Baik.

Feeds:
Posts
Comments

About

Mari kita ber MLM yang sebenar-benarnya :

Barangsiapa yang melakukan kebiasaan yang baik, maka baginya pahala dan pahala orang-orang yang mengikuti setelah itu, tanpa mengurangi pahala-pahala orang-orang yang melakukan kebiasaan baiknya tersebut. Dan barangsiapa yang melakukan kebiasaan yang buruk, maka baginya dosa dan memperoleh dosa juga atas orang-orang yang mengikuti kebiasaan buruknya setelah itu, tanpa mengurangi dosa orang-orang yang melakukan kebiasaan buruk tersebut.

Apakah engkau menyadari bahwa :

Kerisauan kebanyakan disebabkan permainan pikiran yg selalu was-was, selalu mengkuatirkan kejadian-kejadian ‘tidak enak’ yg akan menimpa.

Manusia tidak tenang karena membuang-buang energi untuk mencemaskan apa yg akan terjadi besok hari, lusa, tahun depan. Ketakutan itu karena kuatir nasibnya tidak beruntung.

Padahal kejadian ‘buruk’ yg dikuatirkan itu belum tentu dialaminya.

Jika engkau selalu risau, maka pertanda kadar tawakkalmu masih rendah. Padahal orang mengaku beriman, sepenuh jiwa & raganya disandarkan kepada Kehendak & Kuasa ALLAH Ta’ala.

Orang yg mempunyai ketajaman mata hati akan selalu berpegang pada “Barangsiapa yg bertawakkal kepada ALLAH, pasti DIA akan mencukupi kebutuhannya” (QS At-Thalaq:3).

Dengan begitu ia tidak sibuk mengurusi urusan ALLAH yg dia sendiri tidak pernah mengetahuinya, apakah benar-benar terjadi atau tidak pada dirinya.

Engkau telah berikrar bahwa dirimu adalah hambaNYA, jika demikian engkau haruslah menempatkan dirimu sebagai budak yang seorang budak tidak mempunyai hak untuk ikut campur urusan tuannya.

Jika engkau sebagai hamba kemudian ikut intervensi urusan ALLAH maka tentu hal itu merupakan sikap yg tidak tahu diri, sikap yg tidak sopan.

Sebagai seorang hamba haruslah percaya sepenuh jiwa

bahwa DIA menetapkan cara & sarana penghidupan untuk memenuhi kebutuhan makhlukNYA.

Bukankah Rasulullah SAW pernah bersabda “Seandainya kalian bertawakkal kepada ALLAH dengan sepenuh hati, pasti kamu akan mendapatkan rezeki seperti rezekinya burung yg ketika pagi meninggalkan sarang dengan perut kosong, ketika sore pulang dalam keadaan kenyang” (HR Tarmidzi).

Oleh karena itu, kewajibanmu adalah mengikuti kehendak ALLAH dengan senang & dengan itikad yg baik. Khusyuklah dalam menjalankan ibadah secara benar. Jadilah hamba yg baik, yg patuh & tak pernah sibuk memikirkan urusanNYA. (Mutiara karya Ibnu Atha’)

Untuk itulah kita sebaiknya :

senantiasa bersikap Ridha & Tawakkal yg merupakan sikap Bathin kita

dimana sikap Dzahirnya yaitu berusaha & berdo’a sambil terus dilakukan

(sikap Dzahir & Bathin selalu beriringan)

This page has the following sub pages.

  • Demi Masa

Leave a Comment »

  • TRIMUDILAH

    • About
      • Demi Masa
    • Rujukan
      • Kutipan Hadist
    • Shalat
  • Salam Hangat dari Trimudilah

    Menyatukan jejak dan merangkumnya dalam hikmah Mohon maaf apabila terdapat kekurangan, Sekaligus semoga bermanfaat. -3boys-
  • Label

  • Recent Posts

    • Daurah Sejarah Peradaban Islam
    • Melepas Belenggu Taklid dan Fanatisme
    • Trend Muslim Bergaya Musyrik
    • Petunjuk Kerja
    • Pelaut dan Musafir
  • Archives

    • April 2009 (3)
    • November 2007 (1)
    • August 2007 (26)
    • July 2007 (26)
    • June 2007 (95)
    • May 2007 (99)
    • April 2007 (161)
    • March 2007 (94)
    • February 2007 (42)
    • January 2007 (110)
    • December 2006 (101)
    • November 2006 (21)
  • Kalender

    July 2009
    M T W T F S S
    « Apr    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  
  • Top Posts

    • Budidaya Belut
    • Budidaya Belut (3)
    • MALAM PERTAMA DAN ADAB BERSENGGAMA
    • FADHILAH SURAT YASIN
    • Berzina dengan Adik Ipar
    • Talak & Cerai
    • Budidaya Belut (4)
    • Budidaya Belut (2)
    • BMT
    • About
  • Ditanya Itu Pasti, Tapi Bagaimana Menjawabnya?

    Sesungguhnya kalian berada dalam perjalanan malam dan siang. Dalam umur yang terus berkurang, dengan amal yang tersimpan, dalam kematian yang akan tiba-tiba datang." (Ibnu Mas'ud r.a.) Alangkah luas dunia ini. Tempat setiap kita bisa menjalani hidup dan memilih -dengan sadar- arah dan tujuan kita. Tetapi segalanya tidak berakhir disini. Tapi di sana, di akhirat kelak. Saat kita akan ditanya, apa yang telah kita persembahkan untuk kehidupan yang abadi itu? Menjadi hidup memang takdir, tetapi menjalani hidup secara baik adalah pilihan. Sebab toh kita akan pergi, meninggalkan dunia ini. Tak ada yang menolak kepastian akan kematian. Tetapi menjadi sadar sepanjang waktu tidaklah mudah. Yang dengan kesadaran itu kita membekali diri dengan sebaik-baiknya. Betapa kesadaran itu tidak mudah. Ia harus terus diasah dan ditegaskan. Bahwa mengetahui kematian saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah kesadaran apa yang bisa dibangun dari pengetahuan itu. Lalu dari kesadaran itu apa yang akan kita lakukan? Apa yang akan kita jawab, pada hari hisab, pada saat kita ditanya? Sebab ditanya itu pasti. Tapi bagaimana dan dengan apa menjawabnya?
  • Top Clicks

    • harimurtiana070707.wordpr…
    • belutkadut.wordpress.com/…
    • kotabumiayu.wordpress.com…
    • mablu.wordpress.com/2007/…
    • en.wordpress.com/tag/hikm…
    • trimudilah.files.wordpres…
    • wildanhasan.blogspot.com/…
    • en.wordpress.com/tag/pelu…
    • eelstheband.com
    • blogsalafi.wordpress.com/…
  • Pengunjung

    • 289,070 hits

Blog at WordPress.com.

Theme: Mistylook by Sadish.